Review Tablet Lenovo ThinkPad
Bagi Anda yang sudah menggunakan produk-produk Lenovo pasti tidak asing dengan produk notebook ThinkPad mereka. Tapi kali ini kami tidak akan membahas mengenai produk notebook mereka, melainkan produk tablet Android terbaru dari Lenovo. Sengaja kami hadirkan review Tablet Lenovo ThinkPad, terutama mengenai desain, port, display dan audio, serta sistem operasi dan antarmuka untuk Anda.
Desain
Lenovo ThinkPad Tablet menggabungkan estetika gagak hitam seperti yang kita lihat dalam notebook bisnis Lenovo ThinkPad. Terbuat dari lapisan corning dan kaca anti gores, layar yang tipis dikelilingi oleh panel hitam dihiasi dengan logo ThinkPad dan Lenovo berwarna abu-abu. Pada bagian bawah panel terdapat empat tombol fisik yang mudah untuk mengakses fungsi utama termasuk rotasi otomatis On/Off, web browser, Back dan Home. Sayangnya tombol-tombol tersebut terlalu kaku sehingga kita sulit menekan mereka.
Lenovo ThinkPad Tablet menggabungkan estetika gagak hitam seperti yang kita lihat dalam notebook bisnis Lenovo ThinkPad. Terbuat dari lapisan corning dan kaca anti gores, layar yang tipis dikelilingi oleh panel hitam dihiasi dengan logo ThinkPad dan Lenovo berwarna abu-abu. Pada bagian bawah panel terdapat empat tombol fisik yang mudah untuk mengakses fungsi utama termasuk rotasi otomatis On/Off, web browser, Back dan Home. Sayangnya tombol-tombol tersebut terlalu kaku sehingga kita sulit menekan mereka.
Karet pada bagian belakang dan samping
mengingatkan kita pada tutup sofftouch ramping yang kita lihat di
notebook seperti ThinkPad seri T. Panel belakang memilki logo ThinkPad perak dengan lampu merah yang menerangi setiap kali tablet digunakan.
Dengan dimensi 10,3 x 7,2 x 0,6 inci dan bobot 726 gram, Tablet ThinkPad
memiliki berat yang sama dengan Toshiba Thrive dan Lenovo IdeaPad K1.
Namun, baik Samsung Galaxy Tab 10.1 (berat 565 gram, tebal 0,34 inci)
dan Apple iPad 2 (berat 601 gram, tebal 0,34 inci) masih jauh lebih
ringan dan tipis. Namun Anda dapat merasakan bahwa Tablet ThinkPad lebih solid dan mudah diletakkan pada pangkuan Anda saat membuat catatan dengan pena yang disertakan.
Port
ThinkPad Tablet memiliki banyak pilihan port dan slot. Di sisi bawah bagian pendek casing terdapat jack headphone, mini HDMI, micro USB dan port terminal docking. Di bawah flap penutup Anda akan menemukan SD car reader dan slot kartu SIM (hanya pada versi 3G).
ThinkPad Tablet memiliki banyak pilihan port dan slot. Di sisi bawah bagian pendek casing terdapat jack headphone, mini HDMI, micro USB dan port terminal docking. Di bawah flap penutup Anda akan menemukan SD car reader dan slot kartu SIM (hanya pada versi 3G).
Pada sisi panjang sebelah kiri terdapat
banyak port USB yang dapat Anda gunakan untuk memasang USB flashdisk,
harddisk eksternal, keyboard atau mouse. Aplikasi Lenovo USB File Copy
memungkinkan Anda untuk mentransfer data antara penyimpanan internal
tablet dan drive eksternal, tapi tidak membiarkan Anda melakukan fungsi
manajemen file lain seperti memindahkan file dalam sistem penyimpanan
atau meluncurkan installer dan file media. Anda harus menginstal
aplikasi pihak ketiga seperti Astro File Manager untuk itu.
Untungnya, untuk mengcharge Tablet ThinkPad melalui kabel micro USB standard tidak dengan konektor docking.
Display dan Audio
Dengan layar 10, 1 inci (1280 x 800), Tablet ThinkPad menawarkan sudut pandang yang lebar dan penuh warna, serta gambar yang tajam. Sayangnya dari sisi audio Tablet ThinkPad masih kurang, speaker tunggal yang terletak pada bagian bawah sisi panjang panel dapat terhalangi dengan jari atau denagn pangkuan Anda sehingga sura yang dihasilkan menjadi samar. Kami juga tidak menyarankan membuat panggilan video atau audio tanpa menggunakan headphone karena suaranya seperti bisikan.
Dengan layar 10, 1 inci (1280 x 800), Tablet ThinkPad menawarkan sudut pandang yang lebar dan penuh warna, serta gambar yang tajam. Sayangnya dari sisi audio Tablet ThinkPad masih kurang, speaker tunggal yang terletak pada bagian bawah sisi panjang panel dapat terhalangi dengan jari atau denagn pangkuan Anda sehingga sura yang dihasilkan menjadi samar. Kami juga tidak menyarankan membuat panggilan video atau audio tanpa menggunakan headphone karena suaranya seperti bisikan.
Sistem Operasi dan Antarmuka
Meskipun ThinkPad Tablet ini didukung dengan Android 3.1 Honeycomb, Lenovo telah menambahkan beberapa fitur unik di atas Google OS populer. Bagian Back, Home dan tombol layer memiliki bentuk yang lebih bulat daripada Android lainnya.
Meskipun ThinkPad Tablet ini didukung dengan Android 3.1 Honeycomb, Lenovo telah menambahkan beberapa fitur unik di atas Google OS populer. Bagian Back, Home dan tombol layer memiliki bentuk yang lebih bulat daripada Android lainnya.
Seperti Lenovo IdeaPad K1, Tablet Lenovo ThinkPad
memiliki widget Launcher di homescreen-nya. Launcher ini memilki lima
‘zones’: Watch (secara default meluncurkan mSpot Movies), Email (Gmail),
Listen (Slacker), Read (magazin reader Zinio) dan Web browser.
Dengan
menekan roda pengaturan pada sisi kiri Launcher, Anda dapat mengubah
zona di mana Anda berada dan beralih ke update pesan Lenovo.
Seperti pada IdeaPad K1, Tablet ThinkPad mempunyai fitur aplikasi roda
Lenovo. Tekan tombol roda di pita status dan tidak peduli di mana Anda
berada sebuah roda berputar menampilkan thumbnail enam aplikasi favorit
Anda di sisi kanan layar. Anda dapat menambah atau menghapus aplikasi
dari daftar favorit dengan menekan tombol +/-.
Salah satu peningkatan terbesar yang dilakukan Lenovo
pada Honeycomb adalah perubahan pada menu aplikasi, yang memungkinkan
Anda untuk menutup aplikasi dengan menekan tanda silang (X) merah kecil
di sudut thumbnail aplikasi. Pada Android lainnya, Anda harus masuk ke
menu pengaturan atau menginstal software pihak ketiga untuk menutup
program yang terbuka.
Posted: 23 Sep 2011 08:33 PM PDT
Jika sebagian besar tablet Android dibuat dengan keyboard sentuh, lain halnya dengan tablet Android dari Asus ini. Asus telah merancang Eee Pad Slider SL101,
tablet Android 10 inci pertama yang menggunakan slide out keyboard
QWERTY. Eee Pad Slider juga dilengkapi layar IPS terang, port USB ukuran
penuh (untuk memasang drive penyimpanan atau mouse) dan casing ramping
yang lebut. Baca terus review Asus Eee Pad Slider SL101 dari kami ini, agar Anda lebih mengenal dan menjadi bahan pertimbangan Anda untuk memiliki produk ini.
Desain
Eee Pad Slider memiliki dimensi 10, 7 x 7,1 x 0,7 inci
(dengan keyboard ditarik) dan berat 953 gram, lebih besar dan lebih
berat dari Samsung Galaxy Tab 10.1 (9,7 x 6,7 x0,3 inci, 565gram ) dan
Eee Pad Transformer (10,7 x 6,9 x 0,5 inci, 680gram). Namun, dengan dock
keyboar yang terpasang, Transformer jauh lebih berat yaitu 1,27Kg.
Eee Pad Slider SL101 memiliki permukaan touchscreen
yang halus dan panel yang luar biasa tebal berwarna hitam dengan
sisi-sisi melengkung berwarna abu-abu. Ukuran panel di setiap sisinya
adalah 1 inci dan 0,9 inci di bagian atas dan bawah layar, terlihat
lebih besar dibanding Samsung Galaxy Tab 10.1 (0,6 inci). Namun, hal ini
memberikan ruang ekstra yang lebih luas untuk keyboard. Permukaan
belakang dilapisi plastik yang sangat grippable, plastik dengan sentuhan
lembut dengan plastik abu-abu beraksen garis yang memberikan perangkat
ini tampilan dua nada yang menarik.
Dengan memasukkan jari di antara dua lapisan atas casing (di atas
menghadap ke depan webcam) dan mendorong ke atas, Anda dapat flip Eee Pad Slider SL101
ke modus geser. Di dalam mode ini, layar berada pada sudut 45 derajat,
mengekspos keyboard QWERTY yang memiliki bahan lembut. Keyboard sliding
mengharuskan Anda mengambil perangkat dan tahan dengan dua tangan, namun
gerakan slidingnya cukup halus. Ditambah lagi dengan engsel yang sangat
kokoh.
Keyboard
Eee Pad Slider SL101 memiliki keyboard QWERTY dengan
tombol yang lengkap, termasuk nomor baris khusus, tombol panah, tombol
khusu untuk Home, fungsi Back, Menu dan Search.
Meskipun Anda dapat menggunakan tombol panah untuk bernavigasi di
seluruh desktop dan memilih ikon, namun sebagian besar akan menggunakan
jari Anda untuk membuka aplikasi. Sayangnya, tablet Android Asus
ini tidak menyertakan pointing stick di tengah-tengah keyboard,
meskipun Anda dapat menambahkan mouse eksternal jika Anda ingin tablet
ini bekerja seperti laptop biasa.
Meskipun Anda dapat mengetik dengan akurasi yang besar dan nyaman
dibandingkan dengan keyboard virtual, namun tombol pada keyboard Eee Pad Slider SL101 ini lebih kecil dari netbook pada umumnya. Sehingga agak sedikit tidak nyaman ketika mengetik dengan jangka waktu yang lama.
Eee Pad Slider SL101 juga dilengkapi dengan dua keyboard virtual pre-loaded, keyboard Android dan keyboard dari Asus sendiri. Kami sarankan Anda menggunakan keyboard Asus
karena tombol angka dan huruf ditempatkan pada layar yang sama,
memberikan simbol lainnya dan bahkan menawarkan mode jejak yang mirip
dengan Swype.
Sayangnya, sama halnya dengan Swype, kemampuan prediktif modus jejak
sangat terbatas. Baik Asus maupun keyboard Android mendukung umpan balik
haptic.
Port dan Tombol
Asus Eee Pad Slider SL101 memiliki beberapa port yang
berguna dan Anda tidak akan menemukannya di tablet Android lainnya. Di
sisi kanan terdapat beberapa port USB yang dapat Anda gunakan untuk
memasang USB Flash Disk, harddisk eksternal, keyboard atau mouse. Di
bagian atas terdapat port mini HDMI untuk menghubungkan ke TV atau
monitor eksternal dan konektor docking proprietary harus Anda gunakan
untuk terhubung ke adaptor AC untuk charging atau PC untuk menyalin
file. Sisi kiri terdapat card reader microSD, tombol reset khusus,
volume dan tombol power.
Ketika Anda memasang sebuah USB mouse eksternal ke port USB, pointer
akan muncul dan Anda dapat bergerak di sekitar Android 3.2 UI dengan
sangat mudan dan klik ikon seolah-olah itu sebuah sistem operasi
desktop. Namun Anda akan melihat lebih banyak lagi ketika Anda
menggunakan mouse nirkabel.
